Makhluk luar angkasa atau yang kita sebut sebagai alien di dekade sebelumnya lebih banyak diketahui bermuka seperti E.T., atau alien-alien bermuka panjang dan bermata hitam. Intinya, semua tergolong makhluk bermuka jelek.
...
Makhluk luar angkasa atau yang kita sebut sebagai alien di dekade sebelumnya lebih banyak diketahui bermuka seperti E.T., atau alien-alien bermuka panjang dan bermata hitam. Intinya, semua tergolong makhluk bermuka jelek.

Tetapi setelah film-film keluaran Marvels yang menampilkan bahwa makhluk-makhluk yang hidup di luar bumi bermuka tampan dan cantik, agaknya kurang lebih merubah pemikiran manusia tentang alien. Mungkin, salah satunya berdampak pada Profesor Universitas Oxford ini.

Menurut Dr. Young-hae Chi, seorang profesor asal Korea Selatan yang bekerja di Institut Oriental Oxford, makhluk luar angkasa berkembangbiak dengan manusia untuk menghasilkan manusia-manusia super yang suatu hari nanti dapat menyelamatkan bumi atas perubahan iklim.
Katanya, percampuran manusia dan alien bisa jadi ada di antara manusia sekarang ini. Berjalan dan melakukan banyak seperti manusia.
Dr. Chi secara blak-blakan percaya bahwa ada korelasi yang kuat antara penculikan oleh alien dan perubahan iklim bumi.
Dalam sebuah konferensi di tahun 2012, Dr. Chi memberikan suatu pernyataan bahwa bukan hanya para ilmuwan dan ahli teologi tetapi spesies non-manusia, maksudnya campuran alien dan manusia itu, justru sangat peduli terhadap kelangsungan hidup manusia.
Pada tahun 2018 silam, Dr. Chi berupaya untuk mengangkat sebuah debat diskusi mengenai hal ini di sebuah universitas bergengsi. Tetapi sayangnya upaya itu ditolak. (HAHA, ya kali. Kalau sampai diterima, dunia ini sudah kiamat.)
Lebih lagi ia menyatakan bahwa campuran manusia-alien itu tepat di sekitar kita, tetapi kita tidak bisa melihat mereka. Para alien itu disebut-sebut sangat peduli terhadap manusia, seolah mereka tahu peradaban manusia akan segera punah, dan mereka dapat merasakannya.
Dr. Chi pun menyetujui teori yang mengatakan bahwa alien bermaksud untuk memproduksi hibrida (campuran alien-manusia), yang mana merupakan sebuah respon akan kesadaran atas kehancuran manusia. Ia juga percaya bahwa kalau alien mau menjajah bumi, mereka seharusnya sudah mulai dari beratus-ratus tahun yang lalu.
Barusan ini pun ia juga mencari lebih banyak bukti untuk mendukung teorinya, misalnya seperti dukungan kesaksian dari orang-orang yang pernah mengalami penculikan oleh alien, dimana mereka bersedia memberikan kisah lengkapnya.
Kebanyakan orang biasanya akan bertanya pada Dr. Chi apakah ia memiliki bukti penculikan alien. Tetapi ia selalu memberikan jawaban yang sama, yaitu bahwa penculikan dilaporkan dimana-mana seperti di Inggris, Amerika, Jerman, Perancis, Jepang, Korea dan lain-lainnya, yang katanya memiliki persamaan signifikan satu sama lainnya. (Padahal penculikan yang terjadi dimana-mana itu kan sesama manusia yang menculik yah?)
TS justru sekarang berpikir, apakah Dr. Chi terlalu pintar sampai otaknya merasa nggak kuat ya? Atau jangan-jangan Dr. Chi itu yang ada di balik semua kisah Avengers? Omigot.


Kalau agan dan sista sendiri gimana nih? Percaya yang ginian nggak? Haha.
Sumber: Huffington Post